Kamis, 17 April 2014
I'm so glad you made time to see me
Aku sangat senang kau mau luangkan waktu untuk menemuiku
How's life? Tell me, how's your family?
Bagaimana kabarmu? Katakan, bagaimana kabar keluargamu?
I haven't seen them in a while
Sudah cukup lama aku tak bertemu mereka
You've been good, busier than ever
Kabarmu baik, lebih sibuk dari dahulu
We small talk, work and the weather
Kita berbincang, (tentang) pekerjaan dan cuaca
Your guard is up, and I know why
Kau tampak hati-hati, dan aku tahu sebabnya
Because the last time you saw me
Karna terakhir kali kau melihatku
Is still burned in the back of your mind
Masih berkobar di dalam pikiranmu
You gave me roses, and I left them there to die
Kau beri aku mawar, dan kubiarkan semuanya layu
So this is me swallowing my pride
Dan kini kutelan ludahku sendiri
Standing in front of you, saying I'm sorry for that night
Berdiri di depanmu, minta maaf untuk malam itu
And I go back to December all the time
Dan selalu kukenang bulan Desember
It turns out freedom ain't nothing but missing you
Ternyata kebebasan tiada artinya jika merindukanmu
Wishing I'd realized what I had when you were mine
Berharap dulu kusadari yang kumiliki saat kau bersamaku
I go back to December, turn around and make it alright
Kukenang kembali bulan Desember, menoleh dan meluruskan semuanya
I go back to December all the time
Selalu kukenang bulan Desember
These days, I haven't been sleeping
Akhir-akhir ini, aku tak bisa tidur
Staying up, playing back myself leaving
Terjaga, membayangkan kepergianku
When your birthday passed, and I didn't call
Di hari ulang tahunmu, dan aku tak menghubungimu
Then I think about summer, all the beautiful times
Lalu terpikirku tentang musim panas, saat-saat yang indah
I watched you laughing from the passenger side
Kulihat kau tertawa di bangku penumpang
And realized I loved you in the fall
Dan kusadari aku mencintaimu di musim gugur
Now the saddest fear comes creeping in & I knew you were trouble when you walked in
Beberapa kesalahan dahulu kala
Aku terlihat olehmu, kau melihatku sendiri
Kau temukan aku, kau temukan aku, kau temukan aku
Kurasa kau tak peduli, dan kurasa aku suka itu
Dan saat aku jatuh kau mundur selangkah
Tanpaku, tanpaku, tanpaku
Dia tlah lama pergi saat dia di sebelahku
Dan aku sadar samua menyalahkanku
Karena
Aku tahu kau itu masalah saat kau masuk ke hidupku
Maka betapa malunya diriku
Membawaku ke tempat-tempat yang tak pernah kukunjungi
Hingga kau permalukan aku
Aku tahu kau itu masalah saat kau masuk ke hidupku
Maka betapa malunya diriku
Membawaku ke tempat-tempat yang tak pernah kukunjungi
Kini aku terbaring di tanah keras yang kering
Oh, oh, masalah, masalah, masalah
Oh, oh, masalah, masalah, masalah
Jangan bilang maaf, dia takkan meihatmu menangis
Pura-puralah dia tak tahu, bahwa dialah alasannya
Kau tenggelam, kau tenggelam, kau tenggelam
Kini kudengar kabar burung bahwa kau lanjutkan hidup
Aku hanyalah lubang baru di ikat pinggangmu
Dan kini aku tahu, kini aku tahu, kini aku tahu
Dia tlah lama pergi saat bertemu denganku
Dan aku sadar lelucon itu tentangku
Kini ketakutan paling menyedihkan mendatangiku
Bahwa kau tak pernah mencintaiku, atau dia, atau siapa saja
Atau apa saja, yeah
Rabu, 26 Maret 2014
Langganan:
Komentar (Atom)



